Showing posts with label Info burung. Show all posts
Showing posts with label Info burung. Show all posts

Wednesday, May 22, 2013

Tips merawat burung ocehan


Diantara jutaan kicaumania di indonesia, tentu ada yang pingin memelihara kenari namun belum kesampaian juga. pemicunya bermacam, di antaranya jadi belum mempunyai bekal tentang bagaimana perawatan burung mungil nan cantik tersebut.

Berikut ini 10 panduan perawatan burung kenari :

1. Jauhi hembusan angin kencang / langsung
Saat menggantung sangkar kenari, apakah didalam ruangan ataupun di luar ruangan, upayakan lokasinya tidak terkena embusan angin dengan segera. contohnya di dekat atau depan jendela, lubang hawa, kipas angin, atau pendingin ruangan.
Perihal sederhana inilah yang sering diabaikan sebanyak pemula waktu menjaga kenari. untuk tahu apakah ruangan tersebut terbebas dari embusan angin dengan segera, atau embusan angin kencang, anda dapat menyimpan lilin di depan sangkar. cermati bila api lilin bergerak-gerak liar, itu berarti anda mesti memindahkan sangkar ke area yang aman. membiarkan kenari di ruangan yang memperoleh embusan angin kencang dapat bikin burung rawan pada beragam penyakit.

2. Jauhi cahaya matahari langsung
Kenari anakan f1 holland kali af fusanterkena cahaya matahari segera, terutama waktu cuaca terik, dapat menyebabkan fatal, apalagi bisa mengakibatkan kematian akibat serangan heat stroke. sebaliknya, pola penjemuran pada saat yang pas bisa berikan banyak faedah untuk burung anda.
Contohnya, bila pingin menjemur burung, waktu yang dianjurkan yaitu pagi waktu matahari terbit serta sore hari waktu matahari dapat terbenam. penjemuran pada siang hari dapat ditolerir, selama anda mesti senantiasa memantau situasi burung. jika mulai tampak terengah-engah, segera angkat serta dinginkan burung, atau dapat juga menutup sebagaian atap sangkar dengan kain supaya burung memperoleh naungan cukup.

3. Ketersediaan air bersih
Inilah yang perlu jadi perhatian anda setiap saat, kenari mempunyai metabolisme yang tinggi serta tidak dapat hidup tanpa air sepanjang kian lebih 24 jam. berikanlah air bersih serta fresh tiap-tiap harinya, janganlah berikanlah air segera dari keran / ledeng yang memiliki kandungan banyak kaporit. sebagian pengagum kenari saat ini lebih suka berikan air kemasan bermerek atau isi lagi, supaya kenari senantiasa tampak lebih fresh serta sehat.

4. Ketersedian pakan bijian
Pakan utama kenari memanglah biji-bijian, cocok dengan wujud paruhnya. oleh karena itu pakan bijian mesti senantiasa disiapkan didalam jumlah cukup tiap-tiap harinya. pakan bijian yang bagus untuk kenari contohnya canary seed, millet serta niger seed, serta tambah baik bila adalah gabungan / campuran dari ketiganya.

5. Pemberian pakan tambahan
Untuk menambah keragaman menu, sekalian melindungi keseimbangan nutrisi, sesekali burung kenari juga butuh memperoleh pakan tambahan. contohnya egg food yang kaya dapat protein, serta amat diperlukan untuk kenari didalam periode perkembangan serta reproduksi. tentang apa, bagaimana, serta langkah bikin egg food, silahkan buka artikelnya disini. janganlah lupa berikanlah juga sayuran hijau ( contohnya selada, wortel, brokoli ) serta buah-buahan ( contohnya apel ).

6. Pemberian mulivitamin serta suplemen
Saat anda berikan pakan dimulai dari biji-bijian, egg food, sayuran, serta buah-buahan, sesungguhnya ada kandungan sebagian vit. mutlak didalamnya. namun kadang-kadang kita, sebagai awam, tidak barangkali dapat mengukur berapakah kandungan tiap-tiap type vit. yang telah masuk ke organ pencernaan burung. apalagi kita tidak dapat meyakinkan apakah type vit. spesifik terdapat didalam pakan yang didapatkan.

Problem vit. tidak sama dari daya metabolisme, protein, lemak, atau serat kasar, yang bisa diprediksi dari formula ransum yang didapatkan menurut beberapa jenis pakan yang didapatkan, layaknya canary seed, millet, niger seed, selada, wortel, sampai apel. dengan model penyusunan ransum layaknya biasa dikerjakan peternak ayam, kita dapat mengkalkulasi berapakah daya metabolisme, kandungan protein, lemak, serta serat kasar yang dikonsumsi kenari.

Vit. tidak layaknya itu, hingga peternak atau penangkar burung, ayam, serta itik, biasanya beroleh kepastian kecukupan vit. melewati pemberian multivitamin atau suplemen spesial yang memiliki kandungan multivitamin. bila pada ayam / itik dikenal produk-produk layaknya premix, maka kecukupan vit. pada burung dapat didapatkan melewati, contohnya, birdvit.

Keunikan lain dari vit. yaitu bila kekurangan alami defisiensi, atau masalah kesehatan akibat kekurangan type vit. spesifik. contohnya, saat burung beroleh konsumsi vit. a, serta c, namun tidak beroleh kecukupan vit. b serta d, maka burung dapat alami defisiensi vit. a serta c, dengan tanda-tanda klinis cocok dengan masalah tersebut ( contohnya penglihatan terganggu serta situasi tubuh senantiasa loyo ).

Namun saat burung alami berlebihan vit., maka berlebihan itu tak lagi disimpan didalam tubuh sebagaimana karbohidrat, lemak, serta protein, namun segera digelontorkan berbarengan urine serta feces keluar dari kloakanya. dikarenakan itu, yakinkan kecukupan vit. melewati pemakaian birdvit dengan teratur, dengan anggapan bila kekurangan beresiko namun bila berlebihan tidak beresiko negatif pada burung. 

 7. Pemberian mineral didalam jumlah cukup
Sama layaknya vit., mineral juga terdiri atas beberapa puluh type, dimulai dari zat besi ( ferum ), seng ( zincum ), kalsium, kalium, fosfor, magnesium, dan seterusnya. saat kekurangan di antara type saja, maka burung dapat alami defisiensi mineral cocok dengan macamnya. bila kekurangan dua type mineral, burung lalu dapat alami defisiensi mineral pada dua type tersebut. demikianlah selanjutnya.

Oleh karena itu, mineral mutlak diperlukan burung, walau jumlahnya tambah lebih sedikit dari pada nutrisi layaknya protein, lemak, serat kasar, serta daya metabolisme / karbohidrat. beberapa kicaumania menggunakan tulang sotong sebagai konsumsi mineral.

Namun sebagian analis mengungkap, tulang sotong terlampau banyak memiliki kandungan natrium chlorida ( nacl ) atau garam, hingga butuh dipertimbangkan pengaruhnya pada pembuluh darah. disamping itu, rasa asin yang terlalu berlebih bikin burung tidak dapat terus-terusan mengonsumsi tulang sotong, sesaat dia tetap memerlukan sebagian mineral lain yang terdapat didalam tulang sotong.

Oleh karena itu, beberapa kicaumania mulai berpindah ke product multimineral yang banyak dijual di toko burung atau kios burung, terhitung birdmineral yang mempunyai kandungan multimineral lengkap. namun, seluruhnya terserah pada ketentuan anda sendiri, apakah pingin menggunakan tulang sotong atau product instan yang lebih higienis serta efisien.

8. Jaga kebersihan kandang
Kebersihan kandang juga adalah syarat mutlak saat menciptakan situasi burung kenari yang senantiasa sehat. upayakan kotoran burung dapat disingkirkan tiap-tiap hari. wadah pakan serta air minum juga mesti teratur dibersihkan.

Bersihkan juga tenggeran burung sekurang-kurangnya 1 minggu sekali, dikarenakan tenggeran adalah area berdasar kaki burung, yang tentu bersinggungan dengan kotoran ( feces ) serta sisa pakan. di segi lain, burung lalu sering mengusapkan paruhnya ke tenggeran.

9. Waspada kehadiran kutu atau tungau
Waspada dengan sebagian type parasit, dikarenakan mereka berbentuk membunuh dengan pelan-pelan, baik dari didalam tubuh ( cacing serta tungau kantung hawa ) ataupun dari luar tubuh ( tungau merah ). ada juga tungau kaki yang menyerang sisi kaki. walau jarang menyebabkan kematian, tungau kaki pada kenari juga dapat bikin burung jadi cacat.

Untuk menghindar ataupun menyembuhkan parasit dari luar, anda dapat menggunakan product terpercaya layaknya freshaves. spesial penyembuhan cacing yang terlanjur menyerang kenari, silahkan buka halaman ini. adapun untuk mengusir tungau kantung hawa, yang masuk ke saluran pernafasan burung, serta kerap mengakibatkan burung macet bunyi, silahkan klik halaman birdfresh, terlebih gambaran serta langkah pemakaiannya.

10. menggunting kuku yang panjang
Jika kenari telah berumur 1 tahun, kuku-kukunya telah tumbuh cukup panjang. untuk anda yang kelak pingin jadi penangkar, maka sebelum saat dijodohkan, upayakan kuku-kuku kenari jantan yang telah panjang dipotong terutama dulu. bila tidak, maka kuku panjang dapat menyakiti betina waktu keduanya kawin. perihal tehnis pemotongan kuku yang aman serta tidak berisiko 
Read more > Tips merawat burung ocehan

Izin penangkaran satwa yang dilindungi


Jika anda berniat  memelihara dan menangkarkan satwa langka apalagi dilindungi sebaiknya anda buka-buka peraturan perundangan terlebih dahulu.   Ini penting untuk anda tahu tentang hukum, karena ada konsekwensi hukum bila anda melanggarnya.   Masih untung kalau cuma satwa yang disita, bisa-bisa anda masuk bui karena pelihara satwa yang dilindungi.

Proses ijin penangkaran dengan mengacu pada Peraturan Menteri Kehutanan No.: P.19/Menhut-II/2005 tentang Penangkaran Tumbuhan dan Satwa.
Upaya penangkaran satwa liar sangat dimungkinkan sebagai salah satu upaya pengawetan jenis satwa, untuk melakukan penangkaran ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah asal-usul induk. Induk harus didapat dengan cara yang legal, misalnya harus berasal dari penangkar yang syah/berijin, biasanya setiap satwa yang didapatkan dari penangkaran dilengkapi dengan sertifikat dan jika berasal dari propinsi lain dilengkapi dengan surat angkut (SATS-DN) yang dikeluarkan oleh Balai KSDA asal. Meskipun itu berasal dari penangkaran, tetapi tidak jelas asal-usulnya, satwa tersebut tetap dianggap F0 (tangkapan alam) dan statusnya menjadi dilindungi. 

Pengurusan surat izin kepemilikan atau penangkaran hewan ataupun burung burung yang dikategorikan langka dan dilindungi pemerintah tersebut. Pengurusan izin penangkaran di BKSDA lebih dipusatkan pada kelengkapan syarat syarat untuk ijin penangkarannya. Ijin itu sendiri diajukan kepada direktur Jendral PHKA (Pelestari Hutan dan Konservasi Alam) Departemen Kehutanan dengan tembusan kepada Direktur konservasi keanekaragaman hayati (KKH), Sekretaris Jendral PHKA dan Kepala Balai KSDA setempat. 

Adapun surat permohonan ini harus dilengkapi pula dengan:

  1. Proposal Ijin penangkaran
  2. Foto copy KTP untuk individu/perseorangan dan akta notaris badan usaha
  3. Surat keterangan Bebas Gangguan Usaha dari kecamatan setempat
  4. Bukti tertulis asal usul indukan
  5. BAP persiapan tekhnis
  6. dan Surat Rekomendasi dari kepala BKSDA setempat.


Untuk lampiran dari poin ke 4 hingga ke 6 ini adalah hal yang pertama harus kita urus sebelum mengajukan ijin penangkaran, pengurusan surat surat ini bisa dilakukan di kantor BKSDA setempat. 

  • Sedangkan untuk Bukti Asal usul indukan bisa berasal dari:
  • Jika burung tersebut hasil tangkapan alam prosesnya bisa mengajukan ijin tangkap terlebih dahulu ke kepala BKSDA setempat.
  • Jika burung didapat dari impor harus dilengkapi bukti dokumen impor burung
  • Burung yang didapat dari hasil konservasi seperti taman burung, kebun binatand, dll 
  • Burung yang didapat dari penyelamatan satwa.
  • Untuk BAP persiapan tehnis bisa didapt dari hasil survey team BKSDA setempat yang ditandatangani oleh kepala BKSDA. 
  • Surat Rekomendasi adalah surat yang dibuat oleh kepala BKSDA setempat.

Untuk kepemilikan burung yang dilindungi BKSDA juga memeriksa bukti asal usul dari ring yang digunakan di kaki burung tersebut, ring tersebut harus memiliki kode khusus dan jika burung burung seperti jalak bali yang beredar di pasaran tidak dilengkapi dengan ring tersebut akan dianggap sebagai burung curian atau ilegal dan akan dilakukan penyitaan dan dikembangkan dengan proses hukum.

Alamat dan kontak BKSDA untuk masing-masing propinsi berikut ini diperoleh langsung dari sumber di situs Kementrian Kehutanan RI.
Read more > Izin penangkaran satwa yang dilindungi

Saturday, May 18, 2013

Akibat kekurangan vitamin pada burung


Burung kicau adalah burung yang sangat enggan berkicau apabila kebutuhan nutrisi , mineral dan vitaminnya tidak tercukupi salah satunya adalah kenutuhan Vitamin B, Vitamin adalah salah satu vitamin yang penting untuk burung kicau kita apabila ini kekurangan vitamin B maka burung ini akan menjadi malas berkicau berikut ini akan saya sampaikan sedikit informasi masalah vitamin B.

Berikut adalah beberapa gamabran apabila burung kicau kita kekurangan Vtamin B :

VITAMIN B1 (thiamine) 
Kekurangan zat ini bisa menyebabkan polyneuritis bagi burung seperti kejang kejang, burung menjadi lemah dengan kepala menghadap ke atas. 
Sumber makanan yang kaya akan vitamin ini sebagian besar berasal dari sumber tanaman, kacang tanah, kacang polong, gandum dan biji bijian yang sudah kering.

VITAMIN B2 (riboflavin)
Kekurangan vitamin ini pada burung bisa mengakibatkan jari jari kaki menjadi bengkok, sedangkan untuk burung burung tangkaran bisa menyebabkan kualitas telur yang buruk. vitamin B2 ini sangat dibutuhkan selama masa berkembang biak khususnya untuk penangkar murai batu dan harus selalu disediakan setiap harinya. selain itu vitamin B2 ini kerap digunakan pada manusia sebagai obat pencegah dan mengobat katarak karena seperti yg kita tahu bahwa murai batu sangat rentan terhadap katarak. 
telur, kacang hijau dan kacang kacangan merupakan sumber yang baik untuk vitamin B2

VITAMIN B3 (niacin)
Kekurangan dari vitamin b3 bisa menyebabkan pembesaran sendi, kaki bengkok (membungkuk), radang pada mulut, diare dan bulu bulu yang tidak tumbuh dengan sempurna. 

VITAMIN B5 (pantothenic acid)
Kekurangan vitamin B5 pada burung bisa disebut sangat jarang terjadi, kemungkinan yang berkaitan adalah penyakit kulit seperti dermatitis dan kulit yang mengelupas di sekitar mata dan paruh burung. 

VITAMIN B6 (pyridoxine)
Murai batu dan burung pemakan serangga lainnya membutuhkan Vitamin B6 yang cukup untuk mencernakan asam amino didalam kandungan pakan yang berprotein tinggi.
Vitamin B-complex ini bisa didapatkan burung dengan cara memberikan suplemen atau vitamin tambahan selain dari pemberian pakan maupun EF hariannya, karena kita sadari pakan dan EF tersebut masih kurang memiliki nilai kandungan nutrisi seperti yang diterimanya di habitatnya di alam liar. lalu apakah bentuk vitamin yang bisa diberikan ? 
Serbuk atau cairan yang mengandung banyak nutrisi yang bisa dengan mudah diserap oleh tubuh burung adalah salah satu bentuk yang paling banyak dan mudah didapat untuk konsumsi burung. jenis-jenis vitamin tersebut beragam dengan manfaat yang sangat berguna untuk burung kicauan didalam sangkar ataupun dalam penangkaran.
Semua vitamin dan mineral itu mudah sekali untuk didapatkan di toko-toko burung di sekitar anda, sehingga anda tidak akan kesulitan tentunya dalam merawat burug kicau anda.

Demikian tadi salah beberapa informasi yang saya dapat sampaikan apabila burung kicau kita kekurangan Vitamin B sehingga denga informasi ini saya harapkan dapat memberi manfaat bagi kita bersama dalam merawat burung kicau tentunya, sekali terimakasih sudah berkunjung di blog saya dan salam kicau mania.
Read more > Akibat kekurangan vitamin pada burung

Cara melindungi dirinya burung dari predator

Banyak hewan yang bisa melindungi diri dari musuhnya, dan memiliki cara sendiri seperti bunglon misalnya yang dapat merubah warna tubuh pada saat berada daun misalnya maka si bunglon akan merubah warna menjdi hiju apabila daun itu hijau, dan akan berubah warna seperti apa yang di injak begitu seteurusnya, dan berikut ini adalah beberapa burung dan cara si burung melindungi dirinya.

Burung Potoo

Burung Killdeer,  Burung Hantu  Afrika Putih,Burung FulmarBurung Potoo ini adalah jenis burung yang memakan serangga dan hewan terbang kecil lainya seperti kelelawar, burung ini meliki waran bulu yang unik seperti warna pohon yang sudah mati atau mengering, dan karena warna bulu yang merupai pohon mati, maka itu di jadikanya sebagai cara mempertahankan diri dari musuhnya.

Burung ini juga di sebut burung kamuflase karena cara mempertahankan dirinya burung ini dapat di temukan ngah di daerah amerika  dan meksiko. 

Burung Fulmar
Burung Killdeer,  Burung Hantu  Afrika Putih,Burung Fulmar
Burung fulmar adalah burung laut dan memiliki bau yang busuk pad tubuhnya dan telornyanya pun juga memiliki bau yang busuk, burung ini akan mempertahan diri dari predator dengan cara mengeluarkan cairan sperti minyak yang berbau busuk pula.

Burung Killdeer
Burung Killdeer,  Burung Hantu  Afrika Putih,Burung Fulmar

Burung Killdeer ini merupaka burung yang bersarang di tanah sehigga burung ini rawan akan Predator khusuny anak-anaknya dan telornya, tappi burug ini memiliki kecierdikan yang luar biasa si burung akan melindungi anak-anaknya dengan cara si burung dewasa akan terbanga mengalihkan perhatian si pemangsa sambil berpura-pura burung ini seolah olah tak berdaya terbang dan setelah si predator mengikuti si dewasa maka burung kecil akan lari dan burung dewasa akan terbang tinggi meninggalkan predatornya. Burung ini banyak di temukan di Meksiko,Amerika Serikat dan Kanada.

Burung Hantu  Afrika Putih

Burung Killdeer,  Burung Hantu  Afrika Putih,Burung Fulmar
Burung hantu Afrika ini hari-hari ini mulai di kenal banyak orang setelah acara Tv di jepang memberikan informasi tentang burung afrika putih mempertahankan diri, burung ini akan melindungi diri dari mangsanya yang yang lebih besar darinya dia akan meatakan bulunya dan menyempitkan matanya, dan bersembunyi di batang-batang pohon yang menyerupai batang pohon dan kemudia sambil bergerak sedikit-sedikit kemudia kabur, tapi klau musuhnya kecil dia akan mengembangkan bulu-bulunya sehingga di terlihat lebih besar.

Burung Hooded Pitohui

Burung Hantu Ferruginous Pygmy,  Burung Burrowing Owl atau Burung Hantu Penggali,Burung Hooded Pitohui
Burung ini sangat lah unik sekali burung ini adalah jenis burung pemakan serangga yang beracun seperti kombang beracun, ya karena burung ini sendiri adalah jenis burung yang sangat beracun dan sangat berbahya bagi manusia maupun hewan lainya, burung ini seluruh bandanya sudah mengandung racun seperti yang terdapat pada katak beracun.

Burung Hantu Ferruginous Pygmy

Burung Hantu Ferruginous Pygmy,  Burung Burrowing Owl atau Burung Hantu Penggali,Burung Hooded Pitohui
Pada dasarnya burung hantu adalah jenis burung kanibal, Kenapa begitu??? ya kerana burung hantu ini tidak saja memakan tikus dan katak saja burung hantu ternyata juga memakan burung-burung kecil dan bahkan dia juga memakan burung hantu lainya.

Burung Burrowing Owl atau Burung Hantu Penggali

Burung Hantu Ferruginous Pygmy,  Burung Burrowing Owl atau Burung Hantu Penggali,Burung Hooded Pitohui
Burung ini adalah jenis burung penggali karena burung ini sering menggali lobang untuk memperthankan diri dari musuhnya, burung ini banyak di tekukan di gurung di Kanada.

Burung hud-hud atau Hoopoe 
Burung hud-hud atau Hoopoe ,Eurasian Cuckoo ,Burung Hoatzin
Burung ini mempertahankan diri dengan cara mengeluarkan bau busuk yang menyengat sehingga pemangsa engga untuk memangsanya, bisa di temuka di Asia Dan Amerika

Burung Eurasian Cuckoo 
Burung hud-hud atau Hoopoe ,Eurasian Cuckoo ,Burung Hoatzin
Burung cuckoo ini adalah jenis burung yang sangat licik,, Bagaimana bisa begitu??? kenapa di bilang begitu karena burung ini sangatlah licik di tidak membuat sarang sendiri dia malah membajak sangkar burung yang lain yaitu dengan cara si burung menempatkan telor-telornya pada sangkar burung lain dan kemudia setelah telor-telor Cuckoo ini menetas maka di akan menhancurkan telor-telor burung lain dan akan mengusir burung itu.

Burung Hoatzin
Burung hud-hud atau Hoopoe ,Eurasian Cuckoo ,Burung Hoatzin
Burung Hoatzin ini di temukan pada tahun 1776, yang banyak tersebar di Amerika burung ini sangatlah unik, karena burung ini bisa berenag dan menyelam di dalam dan tidak hanya itu burung ini memiliki bau yang sangat menyengat seperti kotoran sapi.

Burung ini terbiasa membuat sangkar di atas pohon yang dekat permukaan air, bertujuan agar burung ini dapat memertahan diri apabila ada musuh yang datang maka burung ini akan segera terju ke air dan menyelam dan akan kembali apabila kondisi benar-benar aman tidak cuma itu burung ini memiliki cakar pada bagian sayapnya untuk melindungi dirinya.









Read more > Cara melindungi dirinya burung dari predator

Penyebab kerusakan bulu pada burung

penyebab bulu rusakBulu burung yang sering mengalami kerusakan, misalnya mudah patah, bentuk tidak karuan, bulu nyerit atau nyisir. serta terdapat garis pada bulu, sangat berkaitan dengan nutrisi dan kondisi burung. Pada beberapa kasus, bisa juga terjadi karena burung yang terlalu agresif. Misalnya, burung yang rusak bulunya karena menabrak jeruji sangkar atau sebab lain seperti sangkar kurang luas, sementara burung memiliki ekor panjang seperti murai batu atau cendet.

Bulu rusak akibat kekurangan nutrisi

Tidak bisa dimungkiri, pemberian nutrisi berkualitas menjadi syarat penting bagi pertumbuhan bulu yang sehat. Vitamin dan mineral, dengan beragam jenisnya, menjadi kata kunci bagi burung agar memiliki bulu-bulu yang lengkap, kuat menancap, dan mengkilap (khususnya bagi burung jantan).

Di alam liar, burung bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi melalui instink yang dimilikinya, sepanjang pakan memang tersedia dalam jumlah cukup. Namun dalam pemeliharaan di dalam sangkar maupun kandang, beberapa jenis vitamin dan mineral terkadang tidak bisa tercukupi hanya melalui pemberian pakan utama maupun pakan tambahan (extra fooding).
Kekurangan nutrisi menjadi penyebab utama dari kasus kerusakan bulu pada burung. Kerusakan akibat malnutrisi bisa berupa kondisi bulu yang lemah, lembek, atau justru getas dan mudah pecah. Dalam kondisi parah, kerusakan bulu bisa menyebabkan burung mengalami mabung di luar waktunya (mabung stress).
Burung yang mengalami kekurangan nutrisi juga tidak akan mampu memperbaiki bulu-bulunya yang rusak, sehingga bulu jatuh dengan sendirinya, dan tidak akan pernah bisa tumbuh lagi (botak permanen). Jika sejak awal kita mengetahui penyebabnya, kemudian memberi perawatan khusus, maka kebotakan masih bisa diatasi.
Bulu rusak akibat kondisi burung
Bulu yang rusak akibat kondisi burung misalnya ketika memasuki masa mabung, kita justru memberikan perawatan yang tidak tepat baik soal mandi, jemur, maupun makanannya. Hal ini menyebabkan burung mengalami stres, dan akan termanifestasi dalam bentuk garis-garis sejajar pada bulu-bulu burung setelah mabung rampung. Garis-garis ini sering disebut garis stres.
Garis stres merupakan akumulasi dari kondisi stres yang dialami burung, terutama sebelum dan selama masa mabung, yang akan muncul setelah masa mabung selesai. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari stres akibat perlakuan yang tidak benar dalam perawatan mabungnya, kekurangan gizi, dan sebagainya.
Berbeda dari bulu rusak akibat karakter burung. Misalnya sewaktu dilombakan, burung terlalu agresif sehingga sering menempel jeruji sangkar, yang berakibat bulu-bulunya (terutama ekor) cepat sekali rusak dan menjadi tidak beraturan. Hal ini kerap terjadi pada burung murai batu dan cendet, yang memang memiliki ekor lebih panjang dari jenis burung lainnya.
Sangkar yang tidak sesuai, misalnya terlalu kecil, juga berisiko terhadap kerusakan bulu, baik bulu sayap maupun bulu ekor. Terlebih jika burung tersebut termasuk burung bakalan yang masih liar, sehingga kerap bertingkah laku yang bisa membuat rusak bulu-bulunya. Hal ini juga bisa terjadi pada burung yang sudah jinak, yang akan selalu mengejar-ngejar pemiliknya tanpa mempedulikan bulu sayap maupun ekornya yang tersangkut di jeruji sangkar.
Kerusakan bulu juga kerap dialami burung yang kurang aktif. Perbedaan jenis burung dalam satu kandang menimbulkan apa yang disebut dominasi, di mana seekor burung yang sangat aktif akan mencoba menunjukkan kekuasaannya, melalui cara-cara dominasi. Misalnya mematuk bulu burung lain yang ada di sekitarnya. Burung yang menjadi korban biasanya tidak terlalu aktif, bahkan kemungkinan juga kekurangan nutrisi akibat kalah berkompetisi dalam memperoleh pakan.
Bulu rusak akibat kesalahan perawatan
Tidak sedikit pula bulu burung rusak akibat kesalahab dalam perawatannya. Misalnya, burung yang sehabis mandi langsung dijemur di bawah terik matahari. Padahal kondisi bulu masih basah kuyup. Mestinya dianginkan dulu sampai kering, baru dijemur.
Penjemuran burung dalam kondisi bulu masih basah akan menyebabkan minyak yang terdapat pada permukaan bulu menguap, sehingga bulu menjadi tipis, rentan rusak, dan warnanya pun menjadi tidak berkilauan alias kusam. Kesalahan ini juga sering membuat bulu burung keriting saat bulu sudah kering.
Bulu rusak akibat kutu / tungau
Kerusakan bulu juga bisa disebabkan adanya kutu atau tungau yang bersarang di dalam sela-sela bulu. Kerusakan bulu akibat tungau dan  kutu bisa dilihat dari bentuk bulu yang tidak rapi, adanya sobekan di mana-mana dan menyisakan batang bulunya saja. Pencegahan dan penanganannya harus melalui perawatan khusus, karena kutu dan tungau bisa menyebar ke burung lain di dekatnya.
Perawatan dan pencegahan
Setiap hari burung memerlukan nutrisi yang sebagian besar berasal dari pakan harian. Nutrisi inti seperti energi metabolisme, protein, lemak, karbohidrat, dan serat kasar dimungkinkan tercukup dari pakan utama dan extra fooding.
Tetapi seperti dijelaskan di baguan awal, kecukupan vitamin dan mineral masih menjadi “teka-teki”. Apalagi hasil dari sejumlah penelitian internasional menyebutkan, sebagian besar burung peliharaan kekurangan viamin A (67 %), vitamin D (97 %), dan mineral kalsium (98 %). Adapun persentase burung yang defisiensi vitamin B sekitar 27 %.
Karena itu, solusi terbaik untuk mengatasi teka-teki kecukupan vitamin dan mineral adalah memberikan asupan dari luar, dalam bentuk multivitamin dan multimineral. Multivitamin bisa diberikan 2-3 kali dalam seminggu, sedangkan multimineral cukup sekali dalam seminggu.
Beberapa kalangan mengatakan, pemberian multivitamin tidak diperlukan jika burung sudah diberi extra fooding seperti kroto, jangkrik,  ulat hongkongm dan kandang. Sebenarnya tidak demikian, kecuali jika kita bisa mengetahui kadar vitamin dan mineral masing-masing jenis EF dan pakan utama, kemudian mempertimbangkan jumlah pakan dari setiap jenis EF dan pakan utama yang dikonsumsi.
Lain halnya dengan lima nutrisi inti seperti energi metabolisme, protein, lemak, karbohidrat, dan serat kasar, yang masih bisa kita hitung meski dalam tataran analisis ransum. Hasil penelitian mengenai sebagian besar burung peliharaan kekurangan vitamin A, vitamin D, dan kalsium sudah menunjukkan ada jenis vutamin dan mineral tertentu yang selalu tidak memenuhi apa yang dibutuhkan burung.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penjemuran burung secara benar, baik suhu dan durasinya. Sebab hal ini dapat  mempengaruhi kekuatan bulu dan busa membuat burung mampu memproduksi kelenjar minyak yang melimpah. Itulah sebabnya, mengapa burung Anda sering terlihat aktif berdandan. Itu adalah aktivitas burung yang sedang mengolesi bulu-bulunya dengan kelenjar minyak yang berada di pangkal ekornya.
Omkicau.com
Read more > Penyebab kerusakan bulu pada burung

Burung emprit yang terancam punah


Burung emprit bukanlah jenis burung yang asing di telinga kita.Tapi ketahuilah keberadaan burung jenis yang satu ini dari hari ke hari mengalami penurunan populasi yang sangat drastis.Salah satu faktor berkurangnya populasi burung emprit ini adalah faktor perburuan yang dilakukan oleh manusia.

Misalnya saja di daerah tempat tinggal saya,lebih dari 100 ekor burung emprit tertangkap jaring para pencari burung.  Bisa dibayangkan jika setiap hari 100 ekor,maka 1 bulan sudah mencapai 3000 ekor yang tertangkap oleh para pencari burung.

Bukan angka yang sedikit untuk 3000 ekor.Itu baru di tempat saya tinggal yang sawahnya tidak mencapai 20 petak saja.Bayangkan jika hal serupa dilakukan di daerah yang merup0akan daerah penghasil beras di Klaten,seperti di Wedi.Tentunya,populasi burung emprit disana lebih jauh bertambah perburuan empritnya.

Disisi lain emprit juga sebagai penyeimbang ekosistem alam,tetapi juga terkadang sebagai musuh petani karena mereka memakan padi para petani yang mulai tumbuh subur.Sedamgkan sekarang ini petani juga sedang diserang hama,berupa hama weerng ataupun belalang.

Keberadaan burung emprit yang dahulunya sebagai predator alami pembasmi wereng dan belalang-pun lambat laun makin berkurang drastis keberadaannya.Di sisi lain burung ini memang merugikan,tetapi di sisi lain juga menguntungkan.
Read more > Burung emprit yang terancam punah

Wednesday, May 15, 2013

Menyimpan pisang untuk makanan burung agar tidak cepat busuk


suara burung,gambar burung,kicau burung masteranPisang adalah salah satu makanan yang banyak digunakan untuk memberikan makanan pada burung khususunya burung yang memakan buah-buahan sperti burung cucak misalnya, terkadang kita membeli pisang beberapa buah saja dan ada juga yang langsung satu siri, kalau kita cuma memberi beberapa buah saja mungkin kita dapat menyimpanya dan memberikan pada burungtidak terlalu lama, tapi bagaimana jika lansung memberinya atu siri yang berjumlah banyak

Tentunya kita akan terlalu lama menyimpanya nah untuk mengatasi agar pisang tidak mudah busuk berikut ini akan saya sampaikan tipsnya unutk para kicau mania:

Langkah yang di lakukan unutk mengawetkan pisang agar tidak mudah busuk dapat dilakukan dengan cara membungkus pisang dengan koran dan di masukan di lemari pendingin, tapi anda harus melakukan penggantian koran setiap harinya, atau jika korang sudah terkena banya air.

Itu tadi sedikit tips yang dapat saya berikan pada para kicau mania semua mengenai cara mencegah pisang tidak cepat busuk untuk makanan burung kicau kita
Read more > Menyimpan pisang untuk makanan burung agar tidak cepat busuk

Burung salto, penyakit atau kebiasaan ?

Mempunyai burung yang bertingkah laku ganjil seperti salto atau 'jumpalitan' memang merupakan suatu hal yang menjadi masalah utama para penggemar burung kicauan , selain terlihat jelek karena burung yang tidak mau diam, juga kalau tidak diketahui penyebab saltonya malah akan membuat burung tersebut akan mendapatkan masalah besar di kemudian hari. Burung yang terkenal suka salto adalah cendet, robin, ciblek dan kacer. walaupun demikian masih ada juga burung burung lainnya yang mempunyai kebiasaan buruk tersebut.
 

Banyak hal yang menyebabkan seekor burung mempunyai kebiasaan buruk seperti salto atau jumpalitan didasar kandang, seperti burung stress, kelamaan disimpan dalam kandang sempit atau tangkringan terlalu dekat dengan bagian atas sangkar, dan juga penyakit atau bakteri yang menyebabkan burung menjadi hilang keseimbangannya.
Burung yang memiliki kebiasaan salto dikarenakan stress biasanya banyak dialami oleh burung - burung hasil tangkapan hutan atau burung burung bakalan yang ditempatkan dalam sangkar yang kecil atau tidak sesuai. sehingga burung yang mencoba mencari celah diantara jeruji-jeruji yang ada diatas sangkar dan salto dilakukan untuk menjaga keseimbangan tubuhnya, namun karena hal tersebut menjadi rutin terlebih lagi oleh sikap pemilik yang tidak juga mengganti kandangnya dengan yang sesuai untuk burung tersebut maka akhirnya salto tersebut menjadi kebiasaan si burung dan itu tertanam dalam otaknya. sehingga biarpun kandang sudah diganti dengan yang sesuai dan penempatan tangkringan yang standar si burung tetap saja bersalto. Dan untuk mengatasi masalah kebiasaan tersebut kita bisa memindahkan si burung ke kandang yang lebih luas atau umbaran untuk mencegahnya melakukan kebiasaan saltonya atau juga dengan menambah beberapa tangkringan yang diatur sedemikian rupa sehingga tidak memberi tempat untuk si burung bersalto, terapi ini hanya untuk membuat si burung melupakan kebiasaan saltonya dan masih ada kemungkinan si burung kembali melakukannya lagi begitu kembali ke kandang yang biasanya. jadi untuk kebiasaan salto karena stress ini sangatlah sulit untuk diobati kecuali dengan terapi yang konsisten dan kontinue hingga siburung benar-benar menghilangkan kebiasaan saltonya.
Sementara untuk burung yang salto karena penyakit atau bakteri atau juga karena kekurangan mineral magnesium (mg) yang menyebabkan burung kehilangan keseimbangan sehingga burung secara reflek melakukan salto terlihat dari kebiasaan saltonya yang dimulai dari meliuk liukan leher atau jumpalitan di dasar sangkar. biasanya salto karena penyakit ini tidak sering dilakukan dan hanya muncul sekali-sekali tidak terus menerus seperti halnya karena kebiasaan. Burung akan kembali bersikap normal seperti biasanya dan akan melakukan salto begitu penyakitnya mulai terasa, diawali dengan liukan leher dan seterusnya. pencegahannya bisa dengan memberikan anti biotik atau obat-obatan mineral khusus untuk burung.
Read more > Burung salto, penyakit atau kebiasaan ?

Penyelundupan burung nuri dan kakatua

Sekitar 85 jenis burung paruh bengkok yang terdapat di Indonesia, 14 jenis diantaranya telah dilindungi karena masuk dalam katagori terancam punah. Salah satu kawasan yang kaya akan burung paruh bengkok adalah kawasan Wallacea yang terdiri dari Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku. Empat jenis burung paruh bengkok yang ada di kawasan Wallacea masuk dalam kategori genting (endangered) yaitu Nuri Talaud (Eos histrio), Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea), Betet Kepala Philipina (Tanygnathus lucioinensis) dan Nuri Sayap Hitam (Eos cyanogenia).

Fakta tentang Penangkapan Nuri dan Kakatua

Pada 2002 ProFauna Indonesia (www.profauna.or.id/Indo/Burung_paruh_Bengkok.htm) dalam laporan berjudul Flying Without Wings telah mempublikasikan fakta tentang perdagangan burung nuri dan kakatua di Maluku Utara. Pada waktu itu sekitar 15.000 ekor burung nuri dan kakatua ditangkap dari alam di Maluku Utara untuk diperdagangkan dengan pusat perdagangannya di Kota Ternate. Untungnya setelah publikasi laporan Flying Without Wings yang diikuti dengan serangkaian kampanye yang dilakukan oleh ProFauna dengan organisasi lokal di Maluku Utara (Yayasan Kamu), kini perdagangan nuri dan kakatua di Ternate, Maluku Utara, telah menurun 95%.

Setelah 5 tahun peluncuran Flying Without Wings, ProFauna Indonesia kembali melakukan Investigasi tentang perdagangan burung paruh bengkok di Sulawesi dan Halmahera Utara pada tahun 2007. Meskipun saat ini secara legal tidak ada ekspor burung paruh bengkok asal Indonesia, namun pada kenyataannya penangkapan burung paruh bengkok di alam untuk diselundupkan ke Philipina masih terjadi. Temuan tersebut terungkap dalam laporan investigasi ProFauna Indonesia yang berjudul Pirated Parrots yang dipublikasikan pada bulan Juni 2008.

Dalam Pirated Parrots disebutkan bahwa setiap tahunnya sekitar 10.000 ekor burung paruh bengkok ditangkap dari kawasan Halmahera Utara, Propinsi Maluku Utara, untuk diperdagangkan. Burung paruh bengkok tersebut bukan hanya diperdagangkan di tingkat domestik, namun juga diselundupkan ke Philipina. Burung paruh bengkok yang ditangkap dari Halmahera Utara tersebut terdiri dari jenis kakatua putih (Cacatua alba), kesturi ternate (Lorius garrulus), bayan (Eclectus roratus) dan nuri kalung ungu (Eos squamata). Padahal bayan adalah jenis burung yang telah dilindungi yang semestinya tidak boleh diperdagangkan.

Penangkapan burung paruh bengkok untuk diperdagangkan tersebut juga terjadi pada jenis burung nuri yang sudah langka yaitu nuri talaud (Eos histrio). Untungnya penangkapan nuri talaud ini sudah menurun tajam akibat adanya operasi penyitaan yang dilakukan secara intensif pada tahun 2005. Selain itu adanya peraturan kampung di Pulau Karakelang, Kepulauan Talaud, yang melarang penangkapan Nuri Talaud juga turut menekan angka penangkapan nuri ini.

Tingkat Kematian 40%

Burung-burung paruh bengkok tersebut diselundupkan ke Philipina lewat pelabuhan di Desa Pelita Kecamatan Galela yang ada di Halmahera Utara. Burung tersebut diselundupkan dengan menggunakan perahu boat pribadi menuju Pulau Balut atau General Santos, Philipina.

Perjalanan perahu dari Halmahera Maluku ke General Santos, Philipina membutuhkan waktu sekitar sekitar 9 jam. Kebanyakan perahu yang mengangkut burung paruh bengkok asal Indonesia itu tidak langsung bersandar di pelabuhan General Santos, namun transaksinya terjadi di tengah laut. Pedagang burung asal Philipina akan mengirim orang untuk mengambil burung yang dibawa perahu asal Indonesia itu. Dari General Santos, burung-burung tersebut dikirim ke Pasar Cartimar di Manila.

Akibat pengangkutan yang lama, motode penangkapan yang buruk dan perlakukan buruk terhadap burung selama diperdagangkan, membuat tingkat kematian perdagangan burung paruh bengkok sangat tinggi, yaitu mencapai 40%.

Pelanggaran Hukum Konservasi Satwa

Penyelundupan burung paruh bengkok ke Philipina ini melanggar ketentuan CITES (Convention of International on Trade in Endangered Species) yang telah dirativikasi Indonesia sejak tahun 1978. Semua jenis burung paruh bengkok adalah masuk dalam apendix II (kecuali yang masuk apendix I atau III). Menurut CITES burung paruh bengkok yang masuk apendix II bisa diperdagangkan asal burung tersebut hasil penangkaran, bukan hasil tangkapan dari alam. Perdagangan burung tersebut juga diatur berdasarkan kuota.

Interview ProFauna dengan beberapa pedagang satwa di Cartimar Philipina, menyatakan bahwa sebagian burung selundupan asal Indonesia tersebut , akan diekspor ke negara lain, tetapi dengan lebel hasil penangkaran.

Perdagangan jenis burung paruh bengkok yang dilindungi juga melanggar hukum yang berlaku di Indonesia. Menurut UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, perdagangan satwa dilindungi adalah dilarang dan pelanggarnya dapat dikenakan sanksi penjara 5 tahun denda maksimal 100 juta. Sayangnya penegakan hukum ini belum dijalankan sepenuh hati oleh aparat penegak hukum di Indonesia. Buktinya, selain diselundupkan ke luar negeri, perdagangan burung paruh bengkok masih terjadi secara terbuka di sejumlah pasar burung di Surabaya, Jawa Timur.

ProFauna memandang sangat penting pemerintah dan aparat kepolisian melakukan operasi penyitaan di pusat penanmpungan burung nuri dan kaktua yang ada di Desa Pelita, Halmahera Utara, Maluku Utara. Pemerintah juga harus bertindak tegas terhadap perdagangan burung nuri dan kakatua yang dilindungi yang dijual bebas di Pasar Burung di Surabaya dan Jakarta. Tanpa tindakan huikum yang tegas, maka perdagangan satwa langka di Indonesia akan terus terjadi dan semakin membesar.

Apa Yang Dapat Anda Lakukan ?

Anda bisa membantu kami untuk mencoba menghentikan penangkapan dan perdagangan burung paruh bengkok di Indonesia dengan mengirim surat atau mendukung petisi kami. Tunjukan perhatian anda yang tinggi terhadap perdagangan burung paruh bengkok seperti yang telah dipublikasikan oleh ProFauna dalam Pirated Parrot.


Beberapa poin penting yang perlu ada dalam surat anda antara lain:

  1. Minta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk menghentikan penyelundupan burung paruh bengkok ke philipina dengan cara melakukan operasi penyitaan di penampung burung yang ada di Halmahera Utara. Minta juga agar pemerihtah Indonesia lebih memperketat patroli di perairan laut yang menjadi perbatasan antara Indonesia dengan Philipina.
  2. Minta kepada Departemen Kehutanan Republik Indonesia untuk melakukan operasi penyitaan dan penegakan hukum terhadap burung paruh bengkok dilindungi yang dijual bebas di Pasar Burung di Surabaya dan Pramuka Jakarta.
  3. Minta kepada Menteri Kehutanan agar segera menetapkan kakatua putih (Cacatua alba) sebagai jenis satwa yang dilindungi. Kakatua putih adalah jenis kakatua endemik Maluku Utara yang terancam keberadaannya akibat perdagangan. Namu sampai sekarang kakatua putih masih belum masuk dalam daftar jenis satwa yang dilindungi.
http://www.profauna.org/
Read more > Penyelundupan burung nuri dan kakatua
 
 
Copyright © seputar info burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo